Friday, 14 August 2015

SUARA HATI


Suatu ketika seorang  ibu  yang kelihatan lemah badannya datang  ke rumah  bu Hadi,yang masih saudaranya.Dia  mau pinjam uang untuk mengobati anaknya yang sakit.Dalam benak  bu Hadi terbesit beberapa pikiran.Apakah si ibu ini benar benar anaknya sakit  atau hanya alasan untuk pinjam uang saja dan   tahu  kalau dia pinjam  tak pernah melunasinya, sehingga kata hatinya bilang “jangan dikasih”. 
Pikiran lain yang ada  benak bu Hadi,  kasihan dia  dan anak anaknya sedang ada kesulitan oleh karena itu   ada sesuatu yang mendorong  hatinya, yang mengatakan “beri dan kasihilah dia”. 
Dalam hati bu Hadi. “ saya punya uang zakat yang belum diberikan,dan dia pikir saudaranya  orang termasuk  miskin dan banyak hutang pula. Akhirnya suara hatinya mengatakan “berilah dia jangan pinjam  dan ambillah dari uang zakat “.
   Apa yang diucapkan dan diperbuat oleh  bu Hadi .sesungguhnya ada sesuatu yang mendorong  hatinya, sehingga  suara hatinya mengucapkan “beri dan kasihilah dia”..
 Hati yang digambarkan  diatas  adalah hati  nurani atau hati batiniah bukan hati dalam arti fisik.Hati dalam arti fisik ada yang mengartikan   jantung  dan ada juga mengatakan otak.yang keduanya terletak di tubuh kita.sedangkan hati batiniah ada pada jiwa.Hati jasmaniah memelihara tubuh. Bila hati diartikan dengan organ jantung,maka ia berfungsi mengirimkan darah segar beroksigen ke seluruh sel dan organ tubuh.Ia juga menerima darah kotor melalui pembuluh darah.Bila hati diartikan dengan otak maka seperti kita ketahui otak  berfungsi central memberi perintah kepada organ tubuh lain untuk melaksanakan kegiatan apa yang harus dilakukan.
Seperti halnya hati dalam fisik maka fungsi  hati batiniah, adalah  memelihara jiwa (ruh ) dengan memancarkan kearifan dan cahaya.Ia juga menyucikan kepribadian dari sifat sifat buruk. Hati batiniah merupakan   organ   paling vital. Keberadaannya sangat berpengaruh terhadap organ tubuh lain.Tubuh bertindak karena dikendalikan jiwa.
Tentang hati ini   Rasulullah Saw bersabda:
“Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal darah, jika dia baik, maka anggota tubuh akan baik semuanya. Jika dia rusak, maka rusaklah anggota tubuh yang lain. Sesungguhnya itu adalah hati.” (HR al-Bukhari, no. 52 dan Muslim, no. 4178)
Suara hati dicetuskan oleh lubuk hati  yang ada dalam jiwa kita. Suara hati sangat erat hubungannya dengan keimanan. Semakin dekat manusia itu dengan Maha Penciptanya, semakin terang suara hati nurani itu. Makin tinggi nilai keimanan seseorang, makin terang suara hati itu terdengar. (Suwandi : Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian

No comments:
Write komentar