Friday, 14 August 2015

PERTANIAN IND0NESIA MEMENANGKAN PERSAINGAN GLOBAL


SiapaTakut ? Dengan adanya Isu Persaingan Global yang marak di Indonesia, banyak kalangan di dalam negeri apalagi sejak CAFTA mulai berlaku sejak 1 Januari pesimis akan perekonomian Indonesia Terutama dunia Pertanian. Kekhawatiran berbagai kalangan, utamanya para petani, pelaku usaha mikro kecil dan menengah serta para buruh industri akan kalah bersaing sehingga perekonomian Indonesia akan merosot.



Tulisan ini dimaksudkan untuk menimbulkan keyakinan bahwa Indonesia yang memiliki penduduk ±240 juta jiwa yang mayoritas penduduknya mengusahakan produk2 pertanian, nomor empat di dunia yang berada di daerah tropis dapat dan akan mampu bersaing dalam persaingan global. Terutama bidang PERTANIAN Mengungkap kekuatan dan kelemahan kebijakan Pemerintah Indonesia masa lalu dan masa kini, dan kekuatan Agro klimat Indonesia. Mengingatkan para pemimpin; bahwa Negara Adijaya yang berusaha keras untuk memajukan pertanian negaranya dengan menggunakan berbagai strategy dan kebijakan termasuk menggunakan strategi kotor terhadap persaingannya untuk mematikan saingannya.

Terakhir memberikan kepercayaan dan keyakinan; bahwa Pertanian Indonesia dan export komodity Pertanian Indonesia tidak akan pernah dapat dibunuh dengan adanya persaingan Global; apalagi diancam akan dibaikot. Semoga dengan diketahuinya kekuatan dan kelemahan kita, kita dapat memanfaatkan kekuatan kita dan membuang kelemahan kita sehingga pembangunan kita menjadi lebih berhasil. Jangan Mau Ditakut-takuti dengan persaingan Global Sampai saat ini Pemerintah Indonesia masih berpikir dan berupaya untuk meningkatkan produksi, menciptakan lapangan kerja dan mengatasi kemiskinan.

Di sisi lain negara-negara maju sejak tahun 1970 sudah melakukan politik pertanian yng menguntungkan petani mereka dan berusaha untuk mengelabui, membodohi dan membunuh negara lain yang menjadi saingannya diantaranya; 1. Mencegah timbulnya saingan baru dengan cuci otak bahwa komoditi sub tropis tidak cocok dikembangkan di daerah tropis. 2. Membunuh saingan yang ada dengan jalan membanjiri komoditi lokal dengan komoditi import yang murah dan bagus; dengan memaksa menerapkan “Free Trade” yang tidak “Fair” pajak import 0% PPN 0%. Setelah petani saingannya mati mereka menaikkan harga seenaknya saja. Persaingan Global tidak mengancam bidang pertanian. Pertanian di Indonesia optimis akan tetap bisa exsis dan tangguh dalam menghadapi ancaman global, Karena Pertanian di Indonesia akan memenangkan Persaingan GLOBAL yang akan datang


Oleh : DR. IR. Soemitro Arintadisastra, M.Ed – COMMUNITY DEVELOPMENT SPECIALIST

No comments:
Write komentar