Monday, 17 August 2015

DINAMIKA KELOMPOK

DINAMIKA KELOMPOK
Perubahan selalu terjadi pada diri manusia, demikian juga interaksinya dengan individu lain dalam sebuah kelompok sosial, hal ini merupakan dinamika yang artinya tenaga/kekuatan yang selalu bergerak, berkembang dan dapat menyesuaikan diri secara memadai terhadap setiap keadaan keadaan. Sedangkan kelompok merupakan kumpulan orang-orang yang merupakan kesatuan sosial yang mengadakan interaksi yang intensif dan mempunyai tujuan bersama.

Dalam sebuah kelompok sosial terdapat hubungan psikologis antar anggotanya sebagai dinamika kelompok sosial yang merupakan proses-proses kelompok dalam menggambarkan perubahan kelompok akibat adanya interaksi individu-individu yang ada dalam kelompok itu.

Seperti yang diungkapkan Jetkins  (1961), dinamika  kelompok  diartikan  sebagai  gerak  atau kekuatan  yang  terdapat  di  dalam  kelompok,  yang menentukan  atau  berpengaruh terhadap perilaku kelompok dan anggotanya dalam mencapai tujuan.

Dinamika merupakan  tenaga kekuatan, selalu bergerak, berkembang dan dapat menyesuaikan diri secara memadai terhadap keadaan. Dinamika juga berarti adanya interaksi dan interdependensi antara anggota kelompok dengan kelompok secara keseluruhan. Hal ini dapat terus berlangsung jika dalam sebuah kelompok sosial, semangat kelompok (group spirit) terus-menerus ada dalam kelompok itu, oleh karena itu kelompok tersebut bersifat dinamis, artinya setiap saat kelompok yang bersangkutan dapat berubah (Shaw, 1971).

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembaharuan yang dilakukan sebuah asosiasi akan membuat dinamika kelompok tersebut bersifat dinamis. Dinamis adalah selalu siap untuk maju dan menyongsong pembaharuan seirama dengan pelaksanaan pembangunan pertanian yang digalakkan dewasa ini (Kukuh, 2009).    

Dinamika kelompok merupakan kebutuhan bagi setiap individu yang hidup dalam sebuah kelompok. Fungsi dari dinamika kelompok itu antara lain:
  1. Membentuk kerjasama saling menguntungkan dalam mengatasi persoalan hidup. (Bagaimanapun manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.)
  2. Memudahkan segala pekerjaan. (Banyak pekerjaan yang tidak dapat dilaksanakan tanpa bantuan orang lain)
  3. Mengatasi pekerjaan yang membutuhkan pemecahan masalah dan mengurangi beban pekerjaan yang terlalu besar sehingga seleseai lebih cepat, efektif dan efesian. (pekerjaan besar dibagi-bagi sesuai bagian kelompoknya masing-masing/sesuai keahlian)
  4. Menciptakan iklim demokratis dalam kehidupan masyarakat (setiap individu bisa memberikan masukan dan berinteraksi dan memiliki peran yang sama dalam masyarakat) 
DINAMIKA KELOMPOK


silahkan ”Kunjungi

No comments:
Write komentar