Thursday, 26 June 2014

Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan


Ilmu Pengetahuan, sebagaimana Anda sudah bisa menangkapnya dari bahasan yang lalu, adalah pengetahuan yang memenuhi kriteria tertentu.
Tidak semua pengetahuan dapat disebut Ilmu Pengetahuan.  Dengan kata lain, Ilmu Pengetahuan adalah pengetahuan yang memenuhi persyaratan  tertentu.
Sebagian dari kriteria itu sudah kita bahas: objektif dan universal. Tentu ada kriteria lain yang akan kita lengkapi dalam pembahasan selanjutnya.

Ilmu Pengetahuan lahir dari Filsafat, berawal dari para Filsuf, sekelompok orang yang mencintai kebijaksanaan dan tidak mudah percaya pada kisah-kisah mitologi masa lalu.
Sebelum lebih jauh mendalami Ilmu Pengetahuan, mari kupas sekali lagi tentang pengetahuan sebagai simpulan kita atas pembahasan yang lalu.

Pengetahuan Biasa atau Pengetahuan Sehari-hari
Bisalah saya nyatakan, pengetahuan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Pengetahuan sehari-hari ini dipergunakan dalam rumahtangga, pertanian, peternakan, dan sebagainya guna membantu memudahkan kehidupan manusia.
Seorang tukang kayu atau pandai besi mempergunakan pengetahuan untuk memudahkan pekerjaannya. Namun, mereka tidak benar-benar tahu akan seluk beluk pengetahuannya.
Seseorang tidak harus benar-benar tahu mengapa air akan mendidih jika dipanaskan. Yang dia tahu adalah air pasti akan mendidih jika dipanaskan.
Seorang petani tahu benar berapa banyak pupuk yang harus diberikan, tapi tidak tidak benar-benar tahu kenapa tanaman itu akan layu jika kekurangan atau kebanyakan pupuk.
Mereka hanya tahu begitulah yang harus mereka lakukan. Inilah pengetahuan yang  mereka dapatkan baik melalui pengalaman sendiri atau pengalaman orang lain yang disampaikan kepadanya.
*
Pengetahuan yang digunakan seseorang terutama untuk kehidupan sehari-hari tanpa harus mengetahui seluk beluknya disebut pengetahuan biasa, atau pengetahuan saja.
Sebaliknya, seorang mahasiswa pertanian yang bahkan belum pernah bercocok tanam sendiri tahu benar berapa banyak pupuk yang harus diberikan pada jenis tanaman tertentu. Dia tahu benar apa sebabnya demikian dan mengapa demikian.

Pengetahuan Ilmu atau Ilmu Pengetahuan
Selain menaruh minat pada pengetahuan biasa (dalam bahasa Inggris disebut knowledge, asa lkata know: tahu) yang berguna bagi kehidupan sehari-hari, terdapat manusia yang ingin tahu semata guna memuaskan keingintahuan secara mendalam. Dia ingin tahu akan hal yang dihadapi secara umum dalam keseluruhan, tidak memperhatikan manfaatnya semata, bahkan jika seandainya tidak bermanfaat pun masih diselidikinya juga.
Dia tidak puas jika sekedar tahu bahwa air jika dipanaskan pasti mendidih. Tapi, lebih jauh coba menyelidiki: apakah air itu, unsur-unsur apakah yang membentuknya? Jika air dipanaskan mendidih, apakah syaratnya? Berapa tinggi suhu yang diperlukan? Adakah syarat-syarat lainnya? Demikian seterusnya sebagaimana dikaji dalam Ilmu Alam: air diselidiki seutuhnya, sepenuhnya, dalam keseluruhannya.
Pengetahuan semacam ini bukan lagi pengetahuan sehari-hari. Pengetahuan seperti ini disebut Pengetahuan Ilmu, atau Ilmu Pengetahuan, atau Ilmu saja yang dalam bahasa Inggris disebut science.
Kelak, di bagian Epistemologi, saya akan mendefinisikan Ilmu Pengetahuan dengan lebih detil lagi.
*
Oleh. Dani Vardiansyah 

No comments:
Write komentar