Tuesday, 9 April 2013

BELUT LISTRIK

Sidat listrik atau belut listrik (Electrophorus electricus) adalah sejenis ikan air tawar yang dapat menghasilkan aliran listrik kuat (sampai 650 volt) untuk berburu dan membela diri. Walaupun disebut sidat atau belut, ia termasuk anggota ordo Gymnotiformes, yang tidak mencakup keduanya.Sidat listrik biasa ditemukan di Sungai Amazon dan Sungai Orinoko serta daerah-daerah di sekitarnya. Ia bisa tumbuh hingga panjang 2,5 m (8,2 kaki) dan berat 20 kg (44 pound), walaupun biasanya ukuran rata-ratanya adalah 1 m.
Anatomi
Belut listrik memiliki tubuh berbentuk bulat panjang sedangkan kepalanya pipih. Umumnya tubuh belut listrik bagian atas berwarna hijau tua atau keabu-abuan, atau kecoklatan dan tubuh bagian bawah berwarna kekuningan atau oranye. Belut listrik jantan dewasa memiliki lebih warna gelap pada perut. Belut listrik bisa mencapai ukuran yang sangat besar, dengan panjang melebihi 2,5 meter dan berat mencapai 20 kg.Ikan ini tidak memiliki sisik. Mulut nya berbentuk persegi, dan berada tepat di ujung moncong. Belut listrik tidak mempunyai gigi. Matanya sangat kecil dibandingkan dengan ukuran kepalanya. Sirip dubur memanjang hingga ke ujung ekor.
Habitat
Belut listrik hidup di sungai keruh dan genangan dari Amazon dan lembah sungai Orinoco Amerika Selatan. Ikan ini banyak terdapat di sekitar di perairan Guatemala, Argentina dan pulau Karibia Trinidad. Belut listrik menyukai tempat yang berlumpur dan berair tenang.
Menghasilkan Listrik
Ikan air tawar yang terkenal ini mendapatkan nama “belut listrik” dari muatan listrik besar yang dapat dihasilkannya. Tubuh mereka berisi organ-organ listrik dengan sekitar 6.000 sel khusus yang disebut “electrosit” yang menyimpan daya listrik seperti baterai kecil. Sel-sel listrik tersebut berada di sepanjang tubuh belut listrik yang memberikan muatan positif di kepala dan muatan negatif di ekor. Semakin panjang ukurannya maka semakin banyak sel-sel listrik yang dimilikinya.Ketika terancam atau menyerang mangsanya, sel-sel ini akan melepaskan tegangan listrik secara bersamaan, memancarkan kejutan minimal 600 volt, jauh lebih besar dari voltase listrik di rumah kita yang hanya 110 atau 220 volt.Belut listrik menggunakan tegangan listrik untuk mendeteksi dan menyetrum mangsa atau musuhnya. Belut listrik juga menggunakan medan listrik sebagai alat bantu navigasi dan untuk berinteraksi dengan sesama belut listrik di air yang keruh berlumpur.
Menghirup Udara Langsung dari Atmosfer
Belut listrik bernapas dengan menghirup udara atmosfer sehingga mereka harus sering naik ke permukaan air. Ikan ini akan naik ke permukaan setiap 10 menit atau lebih. Hampir 80% dari oksigen yang digunakan oleh ikan yang diambil dengan cara ini.
Bertahan Hidup Di Luar Air
Belut listrik dapat bernapas langsung di luar air. Meskipun sejatinya ia adalah termasuk ikan, hewan ini dapat bertahan hidup di luar air selama beberapa jam sampai beberapa hari asalkan kulit mereka tetap lembab.
Karnivora
Belut listrik adalah predator, makanan utamanya adalah ikan lain yang lebih kecil, tetapi ia juga memangsa amfibi dan bahkan burung-burung dan mamalia kecil. Belut listrik tidak memiliki gigi, sehingga ia hanya mencari mangsa yang cukup kecil untuk ditelan secara utuh.Belut listrik merupakan hewan nokturnal. Nokturnal artinya hewan yang aktif di malam hari. Belut listrik tidak bisa melihat dengan baik. Tubuh mereka mengkompensasi pengelihatan yang buruk tersebut dengan memproduksi medan listrik tegangan rendah yang membantu mereka untuk bermanuver di sungai dan danau yang gelap dan berlumpur. Medan listrik ini juga membantu ikan ini berburu mangsa yang bersembunyi di air keruh.
Apakah Belut Listrik Berbahaya?
Sengatan listrik dari belut listrik seekor belut listrik diketahui dapat melumpuhkan seekor kuda atau buaya. Namun demikian, belut listrik tidak agresif; ia akan menghasilkan kejutan listrik secara maksimal ketika terkejut atau terganggu. Belut listrik muda menghasilkan voltase yang lebih kecil (sekitar 100 volt). Belut listrik mampu mengendalikan besarnya tegangan listrik yang dihasilkan tergantung keperluan. Saat terganggu, ia mampu menghasilkan guncangan ini listrik terputus-putus selama satu jam lebih secara terus menerus.
Kematian manusia akibat sengatan belut listrik sangat jarang terjadi. Namun, beberapa setruman belut listrik dapat menyebabkan kegagalan pernapasan atau jantung, dan diketahui memang ada orang yang tenggelam di perairan dangkal setelah terkena setruman hewan ini.
Reproduksi
Pada musim kemarau, belut listrik jantan akan membuat sarang dari air liurnya. Di sarang inilah belut listrik betina akan meletakkan telurnya. Dalam satu sarang belut listrik betina akan bertelur mencapai ribuan telur.
Kehidupan di Alam
Belut listrik bukan hewan yang terancam punah, dan penangkapan di alam tidak dilarang. Belut listrik adalah hewan yang mudah ditemui di habitatnya. Belut listrik dapat hidup sampai berumur 15 tahun di habitatnya.
Klasifikasi Ilmiah
Berikut klasifikasi ilmiah belut listrik:
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas Super: Osteichthyes
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Gymnotiformes
Famili: Gymnotidae
Genus: Electrophorus
Spesies: E. electricus
Nama binomial: Electrophorus electricus
Bagaimanakah Cara Belut Listrik Menghasilkan Aliran Listrik?
Beberapa ratus spesies ikan memiliki organ penghasil listrik, namun hanya sedikit yang dapat menghasilkan daya listrik yang kuat. Organ penghasil listrik yang dimiliki oleh kebanyakan ikan tersusun dari sel saraf dan sel otot yang telah mengalami perubahan penting.Bentuk organ listrik seperti piringan kecil yang memproduksi lendir disebut elektrosit, tersusun dan menyatu di bagian atas dari susunan lain yang sejajar. Pada umumnya, semua piringan menghadap arah yang sama yang memuat 150 atau 200 piringan setiap susunannya.
Misalnya, pada ikan torpedo terdapat 140 sampai 1000 piringan listrik pada setiap kolom. Pada ikan torpedo yang sangat besar, jumlah seluruh piringan sampai setengah juta.Prinsip kerja piringan listrik ini mirip dengan cara kerja baterai. Ketika ikan beristirahat, otot-otot yang tidak berhubungan belum aktif. Namun jika menerima pesan dari saraf, akan segera bekerja secara serentak untuk mengeluarkan daya listrik.
Pada saat itu, voltase semua piringan listrik atau elektrosit menyatu, sehingga mampu menghasilkan daya listrik sampai 220 volt pada ikan torpedo atau sampai 650 volt pada belut listrik.Pada umumnya semua spesies ikan tawar hanya menghasilkan listrik ringan, kecuali sembilang listrik dan belut listrik. Ikan listrik yang hidup di laut memiliki tenaga listrik yang lebih kuat dan berbahaya, karena air laut mengandung garam yang membuat dirinya lebih tahan terhadap arus listrik. Posisi dan bentuk organ listrik ini bervariasi tergantung pada spesiesnya.
Selain ikan yang dipersenjatai dengan muatan listrik potensial, ada jenis ikan lain pula yang menghasilkan sinyal bertegangan rendah 2 hingga 3 volt. Jika ikan-ikan ini tidak menggunakan sinyal listrik lemah semacam ini untuk berburu atau mempertahankan diri, lalu digunakan untuk apa?
Ikan ini memanfaatkan sinyal lemah ini sebagai alat indera. Tuhan menciptakan sistem indera dalam tubuh ikan ini, yang menghantarkan dan menerima sinyal-sinyal tersebut.
Ikan ini menghasilkan pancaran listrik dalam suatu alat khusus di ekornya. Listrik ini dipancarkan melalui ribuan pori-pori di punggung makhluk ini dalam bentuk sinyal yang untuk sementara menciptakan medan listrik di sekitarnya.Benda apapun dalam medan ini membiaskannya, sehingga ikan ini mengetahui ukuran, daya alir dan gerak dari benda tersebut. Pada tubuh ikan ini, ada pengindera listrik yang terus menentukan medan ini seperti halnya radar.Pendeknya, ikan ini memiliki radar yang memancarkan sinyal listrik dan menerjemahkan perubahan pada medan yang disebabkan oleh benda yang menghambat sinyal-sinyal di sekitar tubuhnya. Ketika kerumitan radar yang digunakan oleh manusia masih kita kembangkan, penciptaan mengagumkan dalam tubuh ikan seperti ini akan menjadi jelas.
Bentuk tubuh belut listrik unik, hampir 7/8 bagian tubuhnya berupa ekor. Di bagian ekor inilah terdapat baterai-baterai kecil berupa lempengan-lempengan kecil yang horizontal dan vertikal. Jumlahnya sangat banyak, lebih dari 5.000 buah.Tegangan listrik tiap baterai kecil ini tidak besar, tetapi kalau semua baterai dihubungkan secara berderet (seri), akan diperoleh tegangan listrik sekitar 600 volt (bandingkan dengan batu baterai yang hanya 1,5 volt).Ujung ekor bertindak sebagai kutub positif baterai dan ujung kepala bertindak sebagai kutub negatif. Belut listrik dapat mengatur hubungan antara baterai kecil dalam tubuhnya itu untuk mendapat tegangan listrik kecil dan tegangan listrik besar.
Untuk navigasi, belut listrik hanya membutuhkan tegangan listrik yang kecil. Tetapi ketika berhadapan dengan musuh atau mangsanya, belut listrik akan memberikan tegangan semaksimal mungkin melalui kepala dan ekornya yang ditempelkan pada tubuh musuh atau mangsanya itu.Arus listrik sekitar 1 ampere yang ditimbulkan oleh tegangan listrik yang tinggi ini akan mengalir dan membunuh mereka. Namun hewan lain tidak terganggu karena mereka tidak bersentuhan langsung dengan ekor dan kepala belu

No comments:
Write komentar